siwah.com

Blog

  • Hotel Madinah, Banda Aceh

    Location : Jln. T Daud Beureueh, Banda Aceh Telp. (+62) 651-21415 & 21416

    (more…)

  • Lowongan kerja di Bank Dunia untuk ditempatkan di Jakarta

    Position Title : Environment Specialist (Code = Env-Spec)
    Supervisor : Environment Program Coordinator and Sustainable Development Sector Manager
    Sector : Sustainable Development
    Location : Jakarta
    Status : Term
    Grade : GF

    (more…)

  • Beasiswa Jepang: Special Scholarship Program (SSP) – Kochi University of Technology

    Special Scholarship Program (SSP) was established in 2003 in order to support the advanced research of the university by enlisting the help of highly capable international students.

    (more…)

  • Memahami Esensi Pemasaran Politik

    Oleh Adman Nursal

    (whandi.net) ADA beberapa catatan penting berkait dengan artikel AB Susanto, Politik dan Pemilu dalam Perspektif Pemasaran (Kompas, 18/2/2004), dan artikel Muhammad Qodari, Adakah Harapan bagi Partai Baru? (Kompas, 16/2/2004).

    Mengutip Okutomi, Susanto menguraikan, pemilih dianggap sebagai konsumen dan hak pilihnya dianggap sebagai uang. Disebutkan, partai politik (parpol) dan kandidat adalah penyedia layanan alias service provider yang menawarkan produk berupa platform partai dan citra kepemimpinan.

    (more…)

  • Riwayat Sebuah Kopiah Haji

    HABIB Aboe Bakar Al Habsyi atau si Kopiah Haji, nama dan julukan ini sangat lekat di hati masyarakat Kalimantan Selatan. Betapa tidak, saat Pilkada Gubernur Kalsel telah berselang 2 tahun lebih, ingatan masyarakat Kalsel itu ternyata masih sangat kuat

    “Itu sidin (beliau) yang bakopiah haji saat Pilkada lalu,”  kata seorang perempuan tua di Simpur, Hulu Sungai Selatan (HSS) Kalsel saat ia meninjau dan memberikan bantuan untuk korban puting beliung di daerah tersebut.

    (more…)

  • Political Marketing:Citra Personal Dapat Ubah Perilaku Pemilih

    BANDARLAMPUNG (Lampost): Perilaku pemilih dipengaruhi tujuh faktor dominan, di antaranya kemampuan calon membangun pencitraan diri di hadapan publik serta peristiwa-peristiwa personal.

    Pengamat political marketing dari Universitas Lampung, Arif Sugiono, Senin (10-3), menyebutkan ketujuh faktor dominan itu meliputi isu dan kebijakan publik, citra sosial, perasaan emosional, peristiwa mutakhir, citra kandidat, peristiwa personal, dan hal-hal empistemik yang mencakup kejadian mulai dari kampanye hingga menjelang pemilihan.

    (more…)

  • Strategi Memenangkan Pilkada Kaltim 2008

    (Suatu Pendekatan Political Marketing)

    Oleh: J. Kuleh, SE., M.Si *)

    Pemilihan Gubernur DKI Jakarta yang mempertemukan dua pasang calon kuat yakni Fauzi Bowo-Prijanto dan Adang-Dani, yang hasil akhirnya memunculkan Fauzi Bowo-Prijanto sebagai kandidat yang terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI 5 tahun ke depan.

    (more…)

  • Political Marketing & Personal Branding dalam Pilkada

    Aktivitas kampanye pilkada di banyak daerah sejak tiga tahun terakhir tampak meriah. Yang paling terasa adalah hebohnya komunikasi massal dan gosip seputar money politics. Pertanyaannya, masih efektifkah kampanye tradisional ala pemilu? Apakah ada cara yang lebih baik? EH, barusan Ente lihat spanduk gede di dekat mal tadi nggak?” tanya Pak Dede, rekan saya, waktu kami melintas di jalan raya Serpong, Banten, baru-baru ini. “Wah, nggak tuh. Emangnya kenapa?” jawab saya sambil mengubah saluran radio di mobil.

    (more…)

  • Menjernihkan Partisipasi Politik Rakyat

    Oleh I Made Pria Dharsana

    MEMBANGUN partisipasi aktif masyarakat apalagi berkaitan pemilihan tidaklah mudah sejalan dengan wawasan masyarakat semakin maju. Kapasitas bacagub-bacagub tidak dapat ditentukan, dipilah oleh usul parpol besar maupun kecil sebagai representasi masyarakat semata, dengan cara yang berliku. Bukan sekadar mendaftar, melainkan selayaknya ditetapkan melalui mekanisme Rakerdasus yang sederhana dan kemudian disodorkan kepada rakyat sebagai calon resmi parpol.

    (more…)

  • PILKADA DAN PENTINGNYA POLITICAL MARKETING STRATEGY

    Tidak dipungkiri bahwa Pilkada adalah suatu pristiwa politik, namun proses dan hasil Pilkada dapat pula dicapai melalui analisis mekanisme pasar dan pendekatan makro-mikro ekonomi. Mensukseskan Pilkada (KPUD) dan memenangkan Pilkada (kandidat Gubernur/Bupati/Walikota) membutuhkan analisis untung rugi dan kalkulasi ekonomi yang akurat yakni bagaimana mengurangi resiko-biaya sosio-ekonomi dan sosio-politik. Efisiensi penting dalam berbagai bidang baik dalam pelaksanaan Pilkada (KPU/Desk Pilkada) maupun cara memenangkan Pilkada (kandidat/ koalisi/non koalisi partai pendukung). Tim sukses kandidat Pilkada seharusnya berpikir strategik-efisien bagaimana mengurangi resiko dan meningkatkan keuntungan/manfaat (”to minimize risks and to maximizize profits”). Hal ini diperlukan agar Pilkada dapat dilaksanakan secara efisien bukan sekedar efektif dengan mengurangi beban (”economic burdens”) dibandingkan dengan manfaat politik (”political benefits”). Dua kerugian dan kemubaziran yang timbul pertama pelaksanaan Pilkada tidak dijalankan dengan efisien dan yang kedua biaya ekonomi dan ongkos politik dari kandidat Gubernur/Bupati/ Walikota akan semakin besar.

    (more…)