Jakarta – Jika kita amati tren yang berkembang secara mencolok akhir-akhir ini di arena komunikasi politik Indonesia adalah kecenderungan partai politik (parpol) untuk memanfaatkan iklan di media massa dalam rangka menjajakan dagangan politiknya. Kecenderungan ini nampak semakin nyata menjelang masa-masa pemilu atau pilkada.
Tidak heran (atau sungguh mengherankan?) pada masa-masa ini masyarakat secara tiba-tiba disuguhi wajah-wajah dan nama-nama yang tidak pernah dikenal sebelumnya. Atau profil yang sudah lama tidak terdengar namanya. Hadir melalui spanduk, baliho, poster, pamflet, iklan radio, iklan surat kabar, dan iklan TV.
(more…)