Jelang Pilgub, Konvoi Massa Dilarang

SEMARANG, RABU – Komisi Pemilihan Umum Jawa Tengah menetapkan ke lima pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur, memiliki masa kampanye 13 hari rapat terbuka dan satu hari kampanye dialogis mulai 5 Juni sampai 18 Juni 2008.

Kegiatan arak-arakan konvoi pendukung calo n gubernur di jalan-jalan, tidak dianjurkan karena dikhawatirkan rawan bentrok dengan massa pendukung cagub lain.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Jateng, Fitriyah, Selasa (3/6), ketika memaparkan masa kampanye lima pasangan cagub dan cawagub di Semarang mengatakan, selama 13 hari masa kampanye tersebut, KPU hanya mengatur lokasi atau tempat untuk kampanye bagi pasangan calon gubernur dan tim suksesnya.

Pengaturan lokasi kampanye oleh KPU, dengan membagi wilayah kabupaten dan kota di Jateng menjadi lima wilayah kampanye. Tujuannya, supaya terhindarkan bentrokan antar pendukung usai kampanye mengingat lokasi tiap-tiap kampanye setiap harinya berbeda antar masing-masing cagub,” kata Fitriyah.

Pembagian 35 kabupaten dan kota menjadi lima wilayah, sesuai jumlah pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang maju meliputi Wilayah I terdiri Kota Semarang dan sekitarnya, W ilayah II meliputi Kabupaten Grobogan, Pati, Blora dan Sragen dan sekitarnya.

Kemudian Wilayah III terdiri Kota Solo, Sukoharjo, Temanggung, Wonosobo dan sekitarnya, Wilayah IV meliputi Kebumen, Banyumas dan sekitarnya serta Wilayah V masing-masing Kota Pekalongan, Tegal, Brebes dan sekitarnya.

Pada awal masa kampanye dimulai, seluruh cagub dan tim sukses melakuka m kampanye dialogis. Dijadwalkan pada 5 Juni, lima pasangan calon menyampaikan visi dan misi di Rapat Paripurna DPRD Jateng, kemudian debat publik di Hotel Gumaya di Semarang pada malam harinya yang diselenggarakan oleh KPU Jateng.

Cagub HM Tamzil dan Tim Mutiara memulai kampanye pada 6 Juni 2008 mengambil lokasi di wilayah V meliputi Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal dan Brebes. Sebaliknya, menurut Koordinator Tim Media Bambang Sadono, MC Djalidin, Bambang Sadono mengawali kampanye rapat terbuka di Kot a Semarang dan sekitarnya serta mengakhiri kampanye di Solo dan sekitarnya.

Fitriyah menyampaikan, masa kampanye yang sebentar lagi dijalani oleh lima pasangan cagub akan dipantau lebih kurang 18 tim pemantau. Tim pemantau itu sudah mendaftar ke KPU Jateng , termasuk Mappilu -PWI Jateng. Mereka akan bekerja bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jateng yang diketuai Sriyanto Saputro.

Tulisan ini dikutip dari kompas.com, 5 Juni 2008

Leave a Reply