JAKARTA – Hasil Lembaga Survei Indonesia (LSI) per Desember 2008 menunjukkan beberapa partai mengalami perubahan, baik meningkat ataupun menurun. Hal ini, dinilai LSI sebagai rendahnya ikatan antara pemilih dengan partai politik.
Meski baru dilakukan hingga Desember 2008, hasil ini, menurut Direktur Eksekutif LSI Saiful Mudjani, dapat menjadi suatu gambaran bagi parpol untuk setidaknya mengambil langkah antisipatif menjelang Pemilu 2009.
“Ikatan pemilih dengan partai itu rendah. Tidak ada dasar ideologi dan nilai-nilai tertentu antara pemilih dengan partai,” kata Saiful Mudjani, dalam paparan hasil survei politik, di kantor LSI, Jakarta, tadi sore.
Selain itu, lanjut Saiful, tidak ada keseimbangan mobilisasi dengan kondisi masyarakat saat ini yang floating (mengambang). Sementara di sisi lain di antara parpol yang ada tidak seimbang sosialisasinya.
LSI, menurutnya, memaparkan hasil temuannya berdasarkan sentimen responden terhadap beberapa parpol. Sehingga, beberapa faktor yang mempengaruhi partai besar, seperti Golkar turun ke peringkat tiga. Serta alasan mengapa 20% responden menjawab tidak tahu.
Source : Harian Waspada
Bila “Ikatan pemilih dengan partai itu rendah. Tidak ada dasar ideologi dan nilai-nilai tertentu antara pemilih dengan partai”, maka parpol harus berhati-hati. Ini menunjukkan swing votternya banyak. Setidaknya lembaga survey perlu juga meneliti seberapa jauh ikatan itu bisa didekatkan agar sulit untuk berpikir kearah lainnya. Kita harus hati2 dalam menentukan kelompok yang kurang percaya diri ini.