INILAH.COM, Tangerang – Partai Bintang Reformasi (PBR) terus bergerak memperluas basis pendukungnya. Kali parpol itu mengincar kaum buruh. Menyusul deklarasi Persatuan Buruh Reformasi di Jakarta, sayap organisasi serupa kini didirikan di Banten guna menyerap suara buruh.
“Kepentingan buruh harus diperhatikan. Pada pemilu nanti, kaum buruh tidak perlu golput. Karena dengan golput justru akan membuat hak-hak buruh kian tertindas. Pemilu adalah model perjuangan,” kata Ketua Persatuan Buruh Reformasi Banten Lukman Hakim sebelum acara deklarasi di Tangerang, Banten, Minggu (25/1).
Pendeklarasian dihadiri Ketua Umum PBR Bursah Zarnubi dan beberapa pengurus DPP PBR. Lukman pun berpromosi PBR punya 19 caleg yang memiliki perhatian terhadap buruh. Bagi PBR, pemilu April mendatang merupakan momen yang tepat bagi buruh untuk menyuarakan hak-haknya.
Sehingga dengan adanya persatuan buruh reformasi ini diharapkan dapat menyatukan gerakan buruh maupun serikat buruh yang ada di Banten.
“Saya dan sekitar 1.000 buruh bergabung dengan PBR karena memiliki kepentingan yang sama dengan buruh. Misalnya soal pungutan industri nasional, upah minimum, dan menolak outsourcing buruh kontrak,” tuturnya.
Namun dia membantah ada kontrak politik antara buruh dengan 19 caleg tersebut, melainkan hanya kerja bareng. Dituturkan dia, buruh yang tergabung dalam organisasi ini berasal dari buruh sektor manufaktur.
Mereka tersebar di beberapa perusahaan baik besar dan menengah yang ada di Banten. [jib/sss]
Source : www.inilah.com