RSSAll Entries Tagged With: "iklan politik pemilu 2009"

Iklan SBY Pakai Pidato Soekarno untuk Jawab Kekhawatiran

Jakarta – Partai Demokrat (PD) mulai melakukan kampanye untuk menghadapi Pemilu 2009. Tentu saja wajah SBY dipasang dalam iklan tersebut. Salah satu materi iklannya mengutip pidato Presiden Soekarno. Iklan yang dimuat oleh Kompas, Selasa (19/8/2008) ini, memakan setengah halaman muka bolak-balik. Istilah iklan jenis itu adalah flap-ads. Salah satu materi iklan PD tersebut memuat Pidato [...]

Fox Indonesia: Iklan SBY Pertama Dalam Sejarah Periklanan

Jakarta – Iklan Partai Demokrat (PD) yang menampilkan wajah SBY dalam harian umum Kompas, Selasa (19/8/2008) ini, menarik perhatian. Sebabnya iklan tersebut diletakan pada tempat yang unik. Pada halaman muka, Kompas menyediakan khusus setengah halaman tambahan untuk iklan PD tersebut. Jenis iklan yang biasa disebut dengan istilah flap-ads jarang digunakan oleh media yang lain dalam [...]

Iklan Politik Melonjak: Pertumbuhan Iklan Paling Tinggi di Surat Kabar

Jakarta, Kompas – Selama Januari-Juni 2008, belanja iklan pemerintah dan organisasi politik meningkat 79 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini diperkirakan akan semakin tinggi menjelang Pemilu 2009. Di seluruh kategori produk, total belanja iklan di media cetak dan televisi selama semester I-2008 tumbuh 24 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi di surat kabar. [...]

Pemimpin Pilihan Iklan

Menjelang Pemilu 2009, frekuensi iklan politik melonjak. Iklan-iklan itu tidak hanya memperkenalkan partai-partai politik, tetapi juga sosok-sosok individu politik. Tidak ada salahnya kandidat politik memasang iklan. Tujuannya agar publik mengenal dan populer. Derajat popularitas seseorang ditentukan dengan jawaban ”ya saya tahu” saat ada pertanyaan dari lembaga survei. Namun, popularitas tidak sama dengan elektabilitas. Jadi, memasang [...]

Iklan Politik Dinilai Bisa Menjebak, Kecurangan kepada Masyarakat

Jakarta, Kompas – Langkah sejumlah tokoh politik yang mengiklankan dirinya di media massa merupakan bentuk kecurangan kepada masyarakat. Sebab, lewat ik- lan itu masyarakat tak dapat menilai kapasitas seseorang.