siwah.com

Tag: kampanye pemilu 2009

  • Sistem Pemilu: Hanura Pakai 15 Persen BPP

    Jakarta, Kompas – Semangat untuk menghargai suara masyarakat yang diberikan kepada seorang tokoh juga ditangkap Partai Hati Nurani Rakyat atau Hanura. Selain masih menghargai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD yang menetapkan calon anggota legislatif terpilih menurut nomor urut, Partai Hanura juga menghargai kadernya yang berhasil mengumpulkan dukungan minimal 15 persen dari bilangan pembagi pemilih atau BPP berhak duduk di kursi legislatif.

    Demikian diungkapkan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto ketika membuka pendidikan dan latihan ke-4 Partai Hanura di Jakarta, Jumat (15/8). ”Karena kami partai baru, tentu kami ingin tetap menghargai kader yang sejak awal sudah bekerja dengan mengorbankan waktu, tenaga, dan dana yang tidak sedikit untuk membangun partai ini,” ungkapnya.
    (more…)

  • Pendatang Baru Mau Tampil Beda

    Walau mengakui mendirikan partai politik bukan hal mudah, Ketua Umum Partai Barisan Nasional atau Barnas Vence Rumangkang menyatakan optimistis Partai Barnas yang didirikannya bisa tampil beda, bahkan mampu berkompetisi dengan partai lama dalam menghadapi Pemilihan Umum 2009.

    Partai Barnas yang berdiri tanggal 1 Oktober 2007 bertekad membangun bangsa dari keterpurukan, terutama memfokuskan peningkatan kesejahteraan rakyat. Berikut petikan wawancara Kompas dengan Vence Rumangkang.
    (more…)

  • Ratusan Anggota PRA Lhokseumawe Mundur

    LHOKSEUMAWE – Sedikitnya, 100 anggota Partai Rakyat Aceh (PRA) menyatakan mengundurkan diri dari partai itu. Hal itu dilakukan, karena tidak adanya transparansi antar sesama pengurus partai itu.

    Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers, Kamis (14/8) di Kota Lhokseumawe oleh Muhammad Razi, Dewan Pengurus Daerah-Partai Rakyat Aceh (DPD-PRA) Kecamatan Muara Dua, Musliadi, Sekretaris DPD-PRA Kec. Muara Satu, Amiruddin, DPD-PRA Kec. Banda Sakti, dan Muzakir Jafar, mantan Sekretaris DPW-PRA Kota Lhokseumawe.
    (more…)

  • PPP Tunggu Masukan dari Rakyat soal Politisi Busuk

    Jakarta, Kompas – Laporan dari masyarakat yang produktif tentang rekam jejak calon anggota legislatif sangat dinantikan Partai Persatuan Pembangunan atau PPP. Itu sebabnya masukan dari rakyat, baik perorangan maupun melalui lembaga, akan disikapi dengan produktif. Apalagi, PPP mengharapkan calon anggota legislatifnya merupakan orang terpilih dan tak terlibat korupsi, serta mempunyai moral berkualitas.

    Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal PPP Irgan Chairul Mahfiz di Jakarta, Rabu (13/8). ”PPP menyambut baik sebab pada dasarnya semua laporan masyarakat harus diserap, terutama tentang rekam jejak caleg. Kami menunggu dengan senang saat Indonesian Corruption Watch berkeinginan menyampaikan nama politisi busuk ke parpol,” ujarnya.
    (more…)

  • 180 Caleg Partai Aceh Ikut Seleksi

    LHOKSEUMAWE – 180 calon anggota legislatif (Caleg) untuk Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Kabupaten Aceh Utara, Senin (11/8) mengikuti test tertulis dan tes lisan. Tes yang berlangsung di Sekretariat DPW PA Aceh Utara di kawasan Mon Geugong itu dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB-12.00 WIB.

    Mereka yang diusung sebagai Caleg dipilih dari berbagai elemen masyarakat, seperti cendikiawan, alim ulama, tokoh masyarakat, dan unsur GAM. “Proses pemilihan itu dilakukan untuk menjaring figur-figur terbaik yang akan kita ajukan sebagai Caleg,” kata Ketua DPW PA Aceh Utara, Tgk Zulkarnaini Hamzah kepada wartawan usai pelaksanaan seleksi, kemarin.
    (more…)

  • Tidak Ada Mantan GAM Anti Damai

    BANDA ACEH – Mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Dr Zaini Abdullah menyatakan tidak ada mantan anggota GAM anti perdamaian yang telah terjalin di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

    “Saya kira tidak ada mantan GAM yang anti perdamaian. Kalaupun ada pihak-pihak yang berupaya menggiring Aceh kedalam suasana konflik maka itu adalah musuh kita semua,” katanya kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa.
    (more…)

  • Pemilu 2009: Partai Golkar Masih Berpeluang Menang

    AMBON–MI: Partai Golkar masih memiliki peluang untuk menang dalam pemilihan umum 2009 mendatang. Namun, untuk mencapai itu diperlukan kerja keras seluruh kader partai.

    Hal itu diungkapkan mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tanjung, Senin (11/8). “Golkar masih memiliki peluang besar untuk menang, tetapi arah dan langkah partai ini harus dikembalikan pada ideologi partai yang telah diobok-obok berbagai kepentingan,” katanya saat menjadi pembicara kunci pada Seminar Nasional Kepemudaan dan Kebangsaan yang diselenggarakan Gerakan Pemuda Nasionalis (GPN) di Ambon.
    (more…)

  • Caleg dari Pejabat Pemerintah Cukup Cuti Kampanye

    JAKARTA–MI:Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan untuk sementara pejabat pemerintah yang ingin mengajukan diri sebagai calon legislatif tidak perlu mundur dari jabatannya. Ia hanya diharuskan cuti ketika melaksanakan kampanye sesuai dengan UU Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu.

    Demikian disampaikan Anggota KPU Abdul Aziz seusai rapat pleno KPU di Kantor KPU Jl. Imam Bonjol No. 29, Jakarta, Selasa (12/8).
    (more…)

  • Parpol Deklarasikan Kampanye Damai

    LHOKSEUMAWE – Partai politik (parpol) peserta Pemilu 2009 di Kota Lhokseumawe, mendeklarasikan kampanye damai, dalam sebuah acara yang berlangsung di gedung KNPI setempat, Senin (11/8). Dalam deklarasi yang difasilitasi oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe itu, para perwakilan parpol membubuhkan tanda tangan serta stempel partai yang disaksikan oleh para anggota Muspida.

    Deklarasi itu antara lain berisi, parpol mentaati seluruh aturan dalam pemilu anggota DPR, DPD, DPRA, dan DPRK. Menerima hasil pemilu dan jika terjadi penyimpangan dalam proses pemilu, akan mengedepankan langkah hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Menjujung tinggi hukum demi terselenggaranya tahap pemilu yang demokratis, transparan, luber, jurdil, dan bermartabat.
    (more…)

  • PKS: Antara mabuk kemenangan dan mawas diri

    JAKARTA- Percaya atau tidak, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kini percaya takhyul. PKS menganggap nomor urut 8 sebagai angka hoki. Para ustadz, ulama, dan intelektual Muslim mengelus dada. PKS kok begitu? PKS sudah berubah?

    “Saya melihat, ini gejala PKS mabuk kemenangan, dan keserakahan politik membuatnya percaya tahyul atau hoki yang sebenarnya tidak perlu,” kata Ustad Ja’far Umar Tholib, Senin (11/8) seraya pihaknya menyayangkan hal itu.
    (more…)