siwah.com

Author: fakhrurrazi amir

  • Jamal Mirdad dan Rachel Maryam Caleg Gerindra, Muchdi Pr Absen

    Jakarta – Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) juga menggaet artis menjadi caleg 2009. Jamal Mirdad dan Rachel Maryam maju menjadi caleg. Sedangkan Prabowo Subianto dan Muchdi Pr tidak terdaftar.

    “Kalau caleg tidak, kan Pak Prabowo kita calonkan menjadi capres,” kata Ketua Umum Gerindra, Suhardi, kepada detikcom, Rabu (20/8/2008).
    (more…)

  • Siapkan 250 Caleg, Pakar Pangan Bertekad Masuk 7 Parpol Besar

    Jakarta – Dewan Pimpinan Nasional Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) bertekad masuk jajaran tujuh partai politik besar di Indonesia. Namun, parpol baru urutan ke-4 terpopuler ini hanya mendaftarkan calon legislatifnya sebanyak 250 nama.

    “Kami optimis akan lebih populer di kalangan masyarakat, khususnya di lapisan pemilih pemula dan golput pada Pemilu 2004 lalu,” kata Ketua Umum DPN Pakar Pangan Jackson Kumaat di kantornya, Jl Warung Jati Raya, Jakarta Selatan, Rabu (20/8/2008).
    (more…)

  • Daftar Caleg 2009 yang Pindah Kendaraan Politik

    Jakarta – Di dunia politik, pindah kendaraan partai politik (parpol) adalah hal biasa yang dilakukan politisi. Setiap kali lima tahun pindah partai politik juga ada. Menyongsong Pemilu 2009, sejumlah politisi menjadi caleg dari parpol yang berbeda dibanding 2004 dan 1999 lalu.

    Siapa saja mereka? Berikut di antaranya:

    1. Zaenal Ma’arif. Sebelum tahun 2004 berlabuh di PPP. Tahun 2004 berlabuh di Partai Bintang Reformasi (PBR). Tahun 2009 masuk gerbong Partai Demokrat (PD).
    (more…)

  • Pilkada Sumsel: Panwas Mencatat Pelanggaran Semua Kandidat

    Palembang, Kompas – Panitia Pengawas Pemilu Sumatera Selatan mencatat bahwa kedua pasang calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan melakukan pelanggaran administratif, yakni berupa pemasangan atribut sebelum masa kampanye. Pelanggaran ini terjadi di hampir semua kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

    ”Kami sudah merekomendasikan kepada KPU (Komisi Pemilihan Umum) agar memberi teguran administratif kepada kedua pasangan dan tim kampanye,” kata Ketua Panitia Pengawas Sumatera Selatan (Panwas Sumsel), Ruslan Ismail, di Palembang, Selasa (19/8).
    (more…)

  • Idealnya Calon Tak Hanya dari Parpol

    Jakarta, Kompas – Pencalonan presiden idealnya dilakukan tidak hanya oleh partai politik, tetapi juga jalur perseorangan. Sebab, tidak semua warga negara menjadi anggota atau simpatisan partai politik.

    ”Di negara yang demokrasinya sudah maju, seperti Amerika Serikat, calon presiden juga bisa berasal dari jalur perseorangan. Jadi, ada yang aneh di konstitusi kita jika pemilihan presiden tak dapat diikuti calon perseorangan,” kata pengajar politik di Universitas Indonesia, Arbi Sanit, Selasa (19/8) di Jakarta. Hal senada disampaikan Airlangga Pribadi Kusman, pengajar politik di Universitas Airlangga, Surabaya.
    (more…)

  • Pimpinan Parpol Kunci Kaderisasi: Basis Partai Lalai Diperkuat

    Jakarta, Kompas – Besarnya porsi bakal calon anggota legislatif yang berasal dari luar partai menunjukkan gagalnya kaderisasi partai politik. Kegagalan kaderisasi itu akan berimbas buruknya kaderisasi calon pemimpin bangsa dan pejabat publik, baik di lembaga eksekutif maupun legislatif.

    Dosen ilmu politik Universitas Indonesia, Andrinof Chaniago, mengatakan hal itu di Jakarta, Senin (18/8). Ia menyatakan, kegagalan kaderisasi parpol akibat partai masih mengandalkan figur pimpinan partai untuk menjaring dukungan pemilih.
    (more…)

  • Niat Parpol Gunakan Suara Terbanyak Hanya Basa-basi Politik

    Jakarta, Kompas – Keinginan sejumlah partai politik untuk menggunakan sistem suara terbanyak dalam menentukan calon anggota legislatif terpilih dinilai hanya sekadar basa-basi politik. Niat itu seharusnya diwujudkan parpol saat membahas Rancangan Undang-Undang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD beberapa waktu lalu.

    Demikian diungkapkan peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Indria Samego, di Jakarta, Selasa (19/8). Tujuan utama parpol mengumumkan penggunaan sistem suara terbanyak untuk menentukan caleg terpilih sesudah UU yang mengaturnya disahkan hanya untuk menarik dukungan dan popularitas dari masyarakat.
    (more…)

  • Calon Presiden Tak Dimajukan: Pertarungan Ketat Caleg di Sejumlah Daerah Pemilihan

    Jakarta,Kompas – Sejumlah tokoh partai politik, yang diperkirakan maju dalam pemilihan presiden pada 2009, tak dicalonkan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR. Selain itu, Ketua Umum beberapa partai politik pun tidak bersedia menjadi calon anggota legislatif, karena berbagai pertimbangan.

    Sejumlah nama tokoh yang tak diajukan sebagai caleg itu, adalah Susilo Bambang Yudhoyono dari Partai Demokrat, M Jusuf Kalla dan Sri Sultan Hamengku Buwono X (Partai Golkar), Wiranto (Partai Hati Nurani Rakyat), Prabowo Subijanto (Partai Gerakan Indonesia Raya), Sutrisno Bachir (Partai Amanat Nasional), Megawati Soekarnoputri (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), dan Yusril Ihza Mahendra (Partai Bulan Bintang). Selain Megawati dan Yusril yang telah memastikan diri sebagai calon presiden, mereka yang tak dicalonkan itu juga diperkirakan akan maju dalam pencalonan presiden/wakil presiden pada Pemilu 2009.
    (more…)

  • Tokoh-Artis Nasional Hadiri Kampanye Perdana

    Palembang, Kompas – Sejumlah tokoh politik-pemerintahan dan artis dari level nasional akan menghadiri kampanye monologis hari pertama, mulai dari nomor urut satu, Alex Noerdin-Eddy Yusuf, dan nomor urut dua, Syahrial Oesman-Helmy Yahya. Mereka akan bertindak sebagai juru kampanye dan pengisi acara hiburan.

    Dari jadwal kampanye, pasangan Alex Noerdin-Eddy Yusuf direncanakan berkampanye di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Bumi Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, sedangkan kampanye Syahrial Oesman-Helmy Yahya akan berlangsung di Lapangan Parkir Bumi Sriwijaya Palembang, yang diperkirakan dihadiri 20.000 orang.
    (more…)

  • Angka Golput Diprediksi Tinggi: Pemaparan Visi dan Misi Tidak Mendongkrak Suara

    Palembang, Kompas – Penyampaian visi, misi, dan program dari dua pasang kandidat kepala daerah Sumatera Selatan, di Gedung DPRD Sumsel, Senin (18/8), tidak berpengaruh signifikan terhadap perolehan suara. Bahkan, angka golongan putih alias golput diperkirakan akan tetap tinggi atau lebih dari 30 persen.

    Oleh karena itu, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Aldy (Alex Noerdin-Eddy Yusuf) dan pasangan Sohe (Syahrial Oesman-Helmy Yahya) harus bisa memanfaatkan masa kampanye untuk mendulang suara.
    (more…)