Bicara tentang kesejahteraan, kemiskinan, produktivitas, dan rasa aman, maka orang Jatim menyatakan tidak banyak orang lapar dan kelaparan. Pada dasarnya wilayah ini kelebihan banyak hal: beras, gula, daging ayam, telur ayam.
Perbedaan terjadi manakala digunakan ukuran ”pusat”, apalagi ukuran ”global”. Orang Trenggalek dibilang miskin karena makannya singkong dan semua tepung-tepungan. Soto Rp 3.000-an sudah pakai nasi dan minum teh hangat dibilang di bawah garis kemiskinan. Ukuran siapa itu?
(more…)