siwah.com

Tag: Opinion

  • Pemimpin Kelas Salon

    Keseimbangan alam dijaga oleh kekuatan serba dua, yang berpasang-pasangan, saling melengkapi, tetapi sering juga berlawanan: rendah-tinggi, hina- mulia, kotor-bersih, bengkok-lurus, pamrih-tulus, palsu-sejati.

    Semua ukuran normatif itu memberi arah, ”kiblat” hidup. Tatanan pribadi maupun kolektif, di berbagai bidang lebih kurang juga ”berkiblat” ke situ.
    (more…)

  • Kursi empuk di antara penderitaan rakyat

    TAK terbantahkan, pasca perdamaian bersemi antara GAM – NKRI, 15 Agustus 2005 lalu, banyak perubahan terjadi di bumi Aceh.Tak terkecuali iklim politik juga ikut berbalik seratus delapan puluh derajat. Apalagi dalam butir MoU tersirat kebebasan Aceh mendirikan biduk politik tersendiri berlabel partai politik lokal.

    Kondisi ini perlahan menjungkirbalikkan serambi Mekkah yang dimasa konflik sempat dicap sebagai ladang pembantaian berdarah menjadi kancah pergulatan demokrasi bersampul damai. Rakyat negeri segi tiga itupun termasuk penulis menggantungkan berjuta harapan dari situasi kontras tersebut.
    (more…)

  • Masalah Pelembagaan Parpol

    Tahap Pemilu 2009 kini dalam proses pencalonan anggota DPR (D). Tahap ini merupakan bagian internal partai politik peserta pemilu dalam menyiapkan calon-calon legislatif untuk dipersaingkan dalam pemilu.

    Meski demikian, pencalonan ini menarik perhatian publik karena sebagian caleg parpol itu akan menentukan kualitas kinerja DPR nasional maupun daerah (yang kini sedang terpuruk citranya karena berbagai skandal korupsi).
    (more…)

  • “Conflict Governance” Pemilu

    Pemilu 2004 bisa jadi adalah pengalaman yang mengesankan bagi bangsa Indonesia. Asas luber dan jurdil bisa ditegakkan, pujian dunia internasional bagi demokrasi muda Indonesia, dan terutama tertutup rapatnya layar kekerasan. Tidak ada korban jiwa dan kerusakan fasilitas sosial. Bangsa ini berhasil dalam berdemokrasi melalui Pemilu 2004. Namun, apakah Pemilu 2009 nanti bisa lebih baik daripada Pemilu 2004 dan berlangsung tanpa konflik kekerasan yang mengancam demokrasi damai bangsa?

    Gejala kekerasan bagi terbukanya layar kekerasan pada Pemilu 2009 sebenarnya sudah bermunculan. Paling tidak ada gejala kekerasan pemilu yang menonjol, yaitu konflik kekerasan yang muncul dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Pelaksanaan pilkada di Indonesia sering diikuti oleh perilaku kekerasan. Bangsa ini terenyak ketika pilkada di Tuban tahun 2005 diwarnai perilaku kekerasan massa pendukung partai dan kandidat kepala daerah. Sebagian gedung utama pemda dihancurkan dan dibakar. Suasana damai dalam dunia sosial ekonomi sehari-hari ikut terganggu. Konflik kekerasan pilkada pun menjadi fenomena di daerah-daerah lainnya. Tengok saja konflik kekerasan pilkada baru-baru ini di Maluku Utara.
    (more…)

  • Kualitas Pemilu 2009

    Pemilu 2009 telah memasuki tahap awal yaitu pencalonan anggota legislatif oleh partai politik. Namun, publik tidak dilibatkan, dalam proses politik yang amat menentukan negara pada masa datang.

    Kini, masyarakat dihinggapi kejenuhan politik (political fatigue), atau semacam kekecewaan demokrasi (democratic disappointment), akibat kurang bermaknanya demokratisasi terhadap kehidupan masyarakat.
    (more…)

  • Batas-batas Iklan Politik

    Meski belum ada calon presiden Amerika Serikat yang diresmikan konvensi partai, baik Republik maupun Demokrat, perang iklan sudah dimulai.

    Masyarakat AS, khususnya warga Demokrat, diguncang iklan TV yang baru dari kubu Republik. Dalam iklan itu, Barack Obama disamakan Britney Spears dan Paris Hilton, selebriti muda yang dikenal tetapi dicemooh jutaan orang. Bagi mainstream atau kelas menengah AS, perilaku dua cewek itu dianggap kekanak-kanakan dan memalukan.
    (more…)

  • Ibunya Cinta, Ayahnya Keikhlasan

    Dalam ilmu pengetahuan sudah lama dikenal archaeology of knowledge yang memberi inspirasi bahwa pengetahuan pun ada silsilahnya.

    Dalam karya indah Fritjof Capra berjudul The Tao of Physics bisa ditemukan tidak saja jejak-jejak pengetahuan Newton, Einstein, dan Heisenberg, tetapi juga bisa ditemukan sidik-sidik jari Confusius, Buddha, dan Krishna. Di bagian tertentu temuan Fritjof Capra (doktor fisika kelahiran Austria) tentang atom dan subatom, bahkan diberi judul The Dancing of Shiva.
    (more…)

  • Golput dan Memilih dengan Rasional

    Sedikitnya ada tiga alasan mengapa seseorang menjadi golput.

    Pertama, seseorang menjadi golput karena di luar kehendak; misalnya sebetulnya ingin memilih tetapi karena suatu hal —misalnya sakit parah—dia tidak memilih.

    Kedua, golput sebagai pernyataan politik yang mengisyaratkan ketidakpercayaan pada sistem yang ada.
    (more…)

  • Ketika Selebriti Berpolitik Kosong

    Makin hari makin banyak artis yang diajak maju di beberapa pilkada dan pemilu legislatif sampai-sampai nama suatu partai dipelesetkan menjadi Partai Artis Nasional. Salah artisnyakah atau salah politisi?

    Di Amerika Serikat kebetulan kubu Partai Republik baru saja melancarkan kampanye hitam yang menyamakan calon presiden Partai Demokrat, Barack Obama, dengan selebriti Paris Hilton dan Britney Spears, yang dipungkas dengan pertanyaan sinis ”Is He Ready to Lead?” Iklan Partai Republik berikutnya tak kalah sadisnya, menyamakan pidato Obama yang bergelora dengan seruan Nabi Musa yang diperankan oleh Charlton Heston dalam film The Ten Commandments.
    (more…)

  • Logika Terbalik Parpol dalam Pilkada

    Setelah sekian pemilihan kepala daerah (pilkada) terselenggara, semakin tampak bahwa partai politik (parpol) menghadapi situasi yang tidak mengenakkan.

    Di satu sisi parpol memiliki peran yang teramat penting di dalamnya dengan menjadi pengusung pasangan calon, apalagi sebelum diperbolehkannya calon independen, sementara di sisi lain cukup banyak hasil-hasil pilkada yang menunjukkan gejala ketidakkonsistenan antara kekuatan partai dengan perolehan suara dari calon-calon yang mereka dukung.
    (more…)