Banyak Caleg Konsultasi ke Paranormal

BANYAK jalan menuju Roma. Pepatah itu sepertinya berlaku juga bagi para calon anggota legislatif (caleg) yang akan bertarung dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2009 untuk memperebutkan kursi anggota dewan. Berbagai cara dilakukan para caleg agar terpilih menjadi anggota dewan yang terhormat.

Yang sering terdengar adalah para caleg berebutan mendapatkan nomor urut satu pada surat suara (bagi parpol yang belum memberlakukan suara terbanyak) biar mudah terpilih. Cara lainnya yang tergolong logis adalah sosialisasi ke pemilih, misalnya, dengan cara beriklan agar dicoblos pada pemilu.

Namun, ternyata banyak juga di antara caleg yang memilih jalan unik, yakni konsultasi ke paranormal (orang pintar) biar mendapat petunjuk bagaimana cara bisa terpilih menjadi anggota dewan.

Banyaknya caleg yang konsultasi ke paranormal, diungkapkan paranormal kondang, Ki Joko Bodo, Senin (18/8), di Jakarta.

“Caleg yang datang konsultasi itu, ya sembunyi-sembunyi. Karena yang ke paranormal itu simbolnya kekuasaan dengan kemunafikan. Beda kalau ke kiai, itu diekspose juga tak masalah,” kata Joko Bodo.

Siapa saja caleg yang datang berkonsultasi itu? Joko Bodo tak mau membocorkannya. Yang jelas, kata dia, caleg yang datang kepadanya baik langsung ataupun melalui perantara orang lain jumlahnya cukup banyak. “Ada yang mau maju untuk menjadi anggota DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Ada yang ingin tetap menjadi anggota dewan. Ada pula yang mau coba-coba jadi anggota dewan. Tentu mereka ingin menang dan terpilih,” katanya.

Tarif konsultasi

Soal tarif konsultasi, Joko Bodo mengatakan tergantung pada caleg bersangkutan. “Mereka tentu saja bayar,” ujarnya. Menurut Joko Bodo, fenomena caleg konsultasi ke paranormal bukan terjadi tahun ini saja. Pada pemilu sebelumnya pun paranormal kebanjiran caleg. Paranormal yang tinggal di kawasan Lubang Buaya ini mengatakan konsultasi caleg ke paranormal tidak masalah sepanjang tujuannya baik. “Artinya, kalau terpilih kelak jangan melupakan rakyatnya. Kalau rakyatnya makan batu, caleg juga harus makan batu dong,” tukasnya.

Joko Bodo melanjutkan, tak hanya caleg yang minta petunjuk ke paranormal, melainkan juga sejumlah calon kepala daerah dan petinggi partai politik. “Ya, orang juga tahu begitu kok,” jelasnya.

Sejumlah partai politik dalam beberapa hari ini melakukan verfikasi terhadap daftar caleg di tingkat pusat maupun daerah. Untuk pusat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberi kesempatan kepada partai politik untuk memberikan waktu penyusunan daftar caleg sementara (DCS) selama lima hari, 14-18 Agustus 2008. Namun, hingga penutupan kemarin baru PDIP yang menyerahkan daftar DCS. Padahal, jumlah peserta Pemilu 2009 untuk lingkup nasional berjumlah 38 parpol. Meski sejak tiga hari lalu ada penambahan empat parpol baru sebagai peserta Pemilu 2009, namun batas terakhir pendaftaran caleg tetap tidak diubah.

Kemungkinan besar para caleg dari empat parpol baru itu tak sempat lagi berkonsultasi kepada paranormal, kecuali sudah mereka lakukan lebih awal. (Persda Network/aco)

Source : Serambi Indonesia