Perhitungan Cepat: Eddy Santana Unggul

Palembang, Kompas – Calon wali kota-wakil wali kota Palembang Eddy Santana PutraRomi Herton, menurut dua perhitungan cepat, mendapat suara terbanyak dalam pilkada yang berlangsung Sabtu (7/6). Pasangan yang didukung PDI-P, PPP, dan 12 partai gabungan ini mengalahkan Muhammad Yansuri-Sunnah NBU (Partai Golkar dan PAN), Sarimuda-Mohammad Iqbal Romzi (PKS dan PBR), dan Asmawati-Ahmad Rizal (Partai Demokrat).

Hasil penghitungan cepat yang dilakukan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis)—bekerja sama dengan harian Sriwijaya Post—menunjukkan, Eddy-Romi memperoleh 51,18 persen suara. Sementara, penghitungan cepat yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI)—bekerja sama dengan Jaringan Isu Publik (JIP)— menunjukkan, Eddy-Romi memperoleh 51,58 persen suara.

Posisi selanjutnya ditempati Sarimuda-Iqbal, yang berdasarkan kedua perhitungan cepat tersebut memperoleh 34,63 dan 34,83 persen suara. Setelah itu, Asmawati-Rizal (10,18 dan 9,91 persen) dan Yansuri-Sunnah (4,02 dan 3,67 persen suara).

Bukan pasti

Direktur Puskaptis Husin Yazid mengatakan, hasil penghitungan cepat Puskaptis diambil dari 270 tempat pemungutan suara (TPS). Perhitungan ini bukanlah hasil pasti untuk menentukan kemenangan calon, tetapi memiliki tingkat kesalahan di bawah 1 persen. ”Jadi, keputusan pemenang pilkada (pemilihan kepala daerah) tetap mengacu pada hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum Palembang,” ujarnya.

Secara terpisah, Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia Denny JA mengungkapkan, tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Palembang 62,66 persen. Dengan demikian, tingkat nonpartisipan atau golongan putih (golput) 37,34 persen.

Ia menambahkan, selama pelaksanaan konsep otonomi daerah di Indonesia, LSI sudah 43 kali melakukan proses penghitungan cepat pilkada. Khusus di Sumatera Selatan, perhitungan cepat Pilkada Palembang merupakan yang keenam.

Menurut rencana, untuk Pilkada Sumsel tanggal 4 September mendatang, Puskaptis dan LSI juga akan melakukan penghitungan cepat. Puskaptis saat ini terus melakukan survei untuk mengetahui kemungkinan perolehan suara dari tokoh yang bakal meramaikan Pilkada Sumsel tersebut. (ONI/BOY)

Tulisan ini dikutip dari kompas.com, 8 Juni 2008

Leave a Reply