LSI: Popularitas Partai dan Capres Tokoh Islam Makin Suram
Jakarta – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis survei mengenai kondisi terkini serta prediksi masa depan partai dan tokoh Islam di Indonesia. Hasilnya, popularitas partai dan tokoh Islam di kancah perpolitikan nasional kian suram. “Partai Islam hanya akan jadi komplementer di 2014, jadi pelengkap saja,” kata Peneliti LSI, Adjie Alfaraby, dalam acara rilis hasil survei ‘Makin... Read More
Cetak Kader Berkualitas
Jakarta, Kompas – Mencetak kader partai politik yang militan untuk penugasan di lembaga legislatif dan eksekutif merupakan pekerjaan tidak sederhana. Upaya itu dapat diraih oleh parpol dengan terus melakukan konsolidasi dan pendidikan kader. Demikian dikatakan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Sekretaris Jenderal Partai Gerakan Indonesia Raya Ahmad Muzani, dan Sekretaris... Read More
Antisipasi Jebakan Kelas Menengah
Jakarta, Kompas – Tumbuhnya kelas menengah yang luar biasa besar membuat pertumbuhan Indonesia berpeluang loncat dari negara berkembang menjadi negara maju. Namun, kemampuan untuk loncat itu harus dipersiapkan dari sekarang agar saat kemampuan kelas menengah ini menurun kita sudah menjadi negara maju. Momentum ini harus dimanfaatkan karena, apabila terlambat, kondisi ini akan sulit untuk diperbaiki.... Read More
Prospek Belanja “Online”
Belanja online atau belanja lewat internet makin diminati di Indonesia. Berkembangnya situs jejaring sosial atau media sosial turut meningkatkan prospek belanja online ini. Tahun 2012, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 55 juta orang, tumbuh 30,9 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Indonesia menduduki urutan ke-4 sebagai negara dengan pengguna internet terbanyak di Asia. China di... Read More
Partai Politik Harus Bergerak Bersama Rakyat
Manado, Kompas – Partai politik harus turun ke bawah dan bergerak bersama rakyat. Dengan cara itu, kepercayaan rakyat kepada parpol yang disebut berbagai pihak kini menurun dapat diperbaiki. Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan hal tersebut ketika bertemu dengan sekitar 4.000 kadernya di Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (2/10).
Mobilitas Pemimpin Lokal
Kinerja dan karya pemimpin demokratik memang tak otomatis dan mutlak jadi tanggung jawabnya sendiri. Namun, sah saja bagi publik bila mengaitkan kinerjanya dengan berbagai kenyataan yang ada. Sebutlah seperti distorsi integrasi dan irelevansi serta absensi kebijaksanaan publik, di samping rentannya koordinasi pemerintahan secara horizontal dan vertikal dengan krisis politik dan pemerintahan Indonesia. Tidak terbantahkan bahwa... Read More
Addie MS, Ternyata Pemicu Fokoke Jokowi
Proses Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta, yang menjadi barometer kota-kota di Indonesia, sebentar lagi akan segera berakhir. Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta beberapa hari mendatang akan segera menetapkan gubernur dan wakil gubernur terpilih. Berdasarkan versi hitung cepat, pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama unggul atas pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.
Sekularisasi Politik Muslim Bantu Kemenangan Jokowi
JAKARTA, KOMPAS.com — Hasil survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) dalam survei pra-pilkada dan exit poll putaran kedua menunjukkan bahwa sekularisasi politik umat Muslim, khususnya di DKI Jakarta, turut membantu kemenangan pasangan Jokowi-Ahok. Dari hasil survei, sebanyak 49,8 responden beragama Islam menyatakan ajaran Agama Islam tidak melarang umat Muslim untuk memilih pemimpin non-Muslim dan... Read More
Megawati Pun Heran Lihat Cara Jokowi Kampanye
JAKARTA, KOMPAS.com – Pencalonan Joko Widodo (Jokowi) maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta tak lepas dari peran Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri. Melalui mesin partai, Jokowi sebenarnya disokong dana yang tak sedikit. Partai juga sudah menyiapkan segala macam atribut untuk berkampanye. Namun, cara berkampanye Jokowi justru membuat Megawati tertegun.
Figur Menangkan Jokowi-Ahok
Kemenangan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama dalam Pemilu Kepala Daerah DKI Jakarta putaran kedua, Kamis (20/9), banyak dipengaruhi oleh dua hal, yaitu modal kapasitas individu dan buruknya citra pihak lawan. Pasangan yang akrab dipanggil Jokowi-Ahok tersebut dinilai memiliki integritas moral yang baik serta memiliki keberanian dan ketegasan dalam melaksanakan gagasannya. Selain itu, Jokowi yang saat... Read More